3.000 Pari Manta dan Manta Impact Bond Perkuat Konservasi Raja Ampat

Salsa Khoirunnisa Ramadhani
• • 2 mnt baca
3.000 Pari Manta dan Manta Impact Bond Perkuat Konservasi Raja Ampat

Foto: Dokumentasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

Lebih dari 3.000 Pari manta di Raja Ampat, Keberadaan mereka menjadi bagian penting dari ekosistem laut sekaligus mendukung wisata dan ekonomi masyarakat pesisir. Untuk menjaga kelestarian pari manta dalam jangka panjang, konservasi didukung melalui inovasi pembiayaan Manta Impact Bond.

Raja Ampat, Papua Barat Daya, tidak hanya dikenal sebagai salah satu kawasan dengan kekayaan hayati laut yang tinggi, tetapi juga menjadi habitat penting bagi pari manta. Keberadaan satwa ini turut mendukung aktivitas wisata bahari yang menjadi bagian dari kehidupan ekonomi masyarakat pesisir.


Lebih dari 3.000 Pari manta telah terdata di wilayah Raja Ampat. Data tersebut menunjukkan pentingnya menjaga keberadaan dan habitat pari manta, terlebih karena keberadaannya juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat melalui kegiatan wisata seperti homestay, jasa pemandu lokal, dan transportasi laut tradisional.

Untuk menjaga manfaat tersebut dalam jangka panjang, pengembangan konservasi mulai diarahkan pada pendekatan yang menghubungkan perlindungan lingkungan dengan keberlanjutan ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui Manta Impact Bond, skema pembiayaan berbasis hasil yang disiapkan untuk mendukung pendanaan konservasi pari manta secara berkelanjutan.

Menurut Edy Setyawan, Lead Conservation Scientist Elasmobranch Institute Indonesia, pendataan lebih dari 3.000 Pari manta menjadi bagian penting dalam memahami kondisi populasi dan mendukung upaya perlindungan yang lebih terarah.

Di sisi lain, keberadaan pari manta memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Aktivitas wisata untuk melihat pari manta turut menggerakkan usaha masyarakat setempat, mulai dari penginapan, pemandu wisata, hingga layanan transportasi laut.

Hal ini menunjukkan bahwa konservasi dan kegiatan ekonomi masyarakat dapat saling mendukung. Ketika ekosistem laut tetap terjaga, daya tarik wisata dapat dipertahankan dan manfaat ekonominya berpeluang terus dirasakan oleh masyarakat pesisir.

Dalam konteks tersebut, Manta Impact Bond diharapkan dapat membantu membangun sumber pendanaan konservasi yang lebih terukur, transparan, dan berjangka panjang. Skema ini menjadi bagian dari upaya untuk memastikan perlindungan pari manta dapat berjalan seiring dengan pengelolaan kawasan dan peningkatan manfaat bagi masyarakat.

Perpaduan antara pendanaan konservasi, data ilmiah, dan wisata bahari berbasis masyarakat menjadi salah satu pendekatan dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut Raja Ampat. Dengan demikian, perlindungan pari manta tidak hanya berbicara tentang menjaga satwa dan habitatnya, tetapi juga mempertahankan manfaat yang dirasakan masyarakat dari keberadaan sumber daya laut tersebut.

More News

Semua →